Anda suka? share!

Sebagai orang tua kadang kita merasa jengkel saat mengajarkan buah hati kita dalam membantu mengerjakan PR-nya. Kurang konsentrasi, mudah lupa bahkan seolah-olah tidak mendengarkan apa yang kita nasihati. Seperti asik dengan dunia imaginasinya sendiri. Itulah sekelumit kondisi anak-anak jaman sekarang, dimana faktor lingkungan dan media elektronik sangat mempengaruhi perkembangan mentalnya.

Bagaimana caranya meningkatkan kualitas anak-anak menjadi lebih konsentrasi, cerdas, mudah mengingat dan berprestasi?

Hhhmmmm…..dambaan setiap orang tua memiliki anak-anak yang berkualitas, tapi apa mungkin?

Menurut dokter ahli saraf RS Cipto Mangunkusumo-Jakarta, dr. Silvia F. Lumempow SpS(K), aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak (Tempo online).

Otak-tengah kegunaannya secara garis besar untuk mengontrol kegiatan otak kiri & kanan. Otak-tengah manusia mempunyai disain awal aktif. Otak ini menjadi tidak aktif karena pengaruh kebudayaan manusia & pikiran logika. Binatang tidak mempunyai logika, sehingga menggunakan otak-tengah dengan intensitas yg cukup tinggi. Setelah otak-tengah diaktivasi, maka seluruh bagian otak (kiri & kanan) akan diatur untuk bekerja sama.

Akibat yg diharapkan dengan aktifnya otak-tengah adalah:
– Konsentrasi yang lebih baik (karena melibatkan lebih banyak bagian otak)
– Daya Ingat yang meningkat (penyelidikan di Jepang menyatakan, secara teori memori meningkat 1 juta kali)
– Tingkat kestabilan emosi yg lebih baik / stabil
– Pengaturan hormon lebih baik (karena otak-tengah adalah bagian otak untuk regulasi hormon)
– Pengontrolan daya kinetik (gerakan) lebih baik
– Daya tangkap yangg lebih tinggi (karena untuk mengerti sesuatu, maka digunakan kedua belah otak, bukan hanya logika saja)
– Loving Intelligence yang lebih tinggi (kecenderungan kuat untuk mengasihi orang lain & kebaikan)

Dengan aktivasi otak-tengah merupakan salah satu cara menuju gernerasi cerdas yang luar biasa. MAP merupakan salah satu lembaga aktivasi otak-tengah dengan program yang telah teruji dapat meningkatkan IQ, EQ dan SQ.

Secara umum otak terdiri dari:
Myelencephalon, Metencephalon, Mesencephalon, Dietencephalon & Telencephalon (Otak Raksasa, dimana terdapat Otak Kiri dan Otak Kanan).
Keseluruhan bagian dan fungsi otak idealnya berfungsi dan dalam keadaan seimbang. Pola hidup dan lingkungan sering melemahkan atau bahkan meniadakan fungsi bagian otak tertentu. Maka berbagai cara dilakukan manusia untuk menyeimbangkan dan mengoptimalkan fungsi-fungsi dari bagian-bagian otak ini. Baik melalui meditasi, kegiatan religius, dzikir, seni beladiri dan lain-lain. Salah satu metode yang paling singkat dan sederhana adalah dengan Terapi Suara (Audio Therapy) untuk mengaktivasi Otak tengah (mid-brain). Dimana aktifnya Otak Tengah ini akan merangsang bagian-bagian otak lainnya untuk ikut aktif dan dapat berfungsi optimal.
Profil Jeanette Norden Ph.D:

Tanda bahwa otak-tengah sudah aktif adalah kemampuan melihat dengan mata tertutup. Hal ini bisa terjadi karena otak-tengah menjadi aktif & mengeluarkan gelombang otak dengan intensitas yang lebih tinggi dari sebelumnya. Gelombang otak ini terpancar keluar, memantul, lalu ditangkap lagi oleh berbagai indera orang tersebut, termasuk tangan, hidung, telinga, juga oleh otak-tengah itu sendiri. Gelombang otak ini yang dapat berjalan menembus bebagai media (termasuk tembok), seperti gelombang suara. Jadi kemampuan dengan mata tertutup adalah sekedar tanda bahwa otak tengah sudah aktif. Kemampuan tersebut bukan yang dikejar secara khusus, tapi bagaimana kemampuan otak-tengah membuat seseorang menjadi lebih baik, tidak memiliki kecenderungan untuk berbuat curang.

Komentar
Anda suka? share!