Anda suka? share!

Belakangan ini, kulit lebih gelap cenderung lebih di gemari. Tengok saja, setelah Agnes Monica muncul di depan publik dengan kulit coklatnya, salon khusus skin tanning mendadak ramai dipadati pengunjung.

Bisa menebak bukan, rata-rata pengunjung yang kebanyakan wanita ini, menginginkan kulit coklat yang terlihat seperti habis dicumbu sang mentari.

Sebelumnya, kita cari tahu dulu apa sih skin tanning itu?

Skin tanning adalah suatu proses penggelapan kulit. Proses penggelapan kulit ini ada beberapa cara, yaitu :

  1. Berjemur di bawah sinar matahari

Tanning dengan cara berjemur di bawah sinar matahari langsung, adalah tanning yang paling mudah dan murah untuk dilakukan. Cara ini mengandung resiko, karena sinar UV itu berbahaya,  membuat kulit terkelupas, bernoda, bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker.

  1. Tanning Oil / Spray / Lotion

Proses pencoklatan kulit yang dilakukan secara rutin, hanya dengan dioleskan/disemprotkan di seluruh permukaan tubuh untuk menghasilkan warna coklat merata.  Cara ini cara yang lebih aman meskipun hasilnya tidak permanen.

  1. Tanning Bed ( Indoor Tanning / Tanning Salon )

Di bagian dalam tanning bed, di seluruh permukaan sisi atas dan bawah terpasang semacam      lampu neon yang memancarkan sinar ultraviolet dalam spektrum menyerupai sinar matahari. Orang yang masuk ke dalam mesin harus memakai pelindung mata dan menanggalkan pakaian. Daya lampu dan lamanya tanning bergantung kondisi masing-masing kulit. Paparan sinar UV dalam tanning bed sama bahayanya dengan terkena sinar matahari langsung.

 

Trend tanning memang membuktikan bahwa kulit gelap lebih sexy. Tapi kita jangan terjebak dengan trend yang sedang berjalan, tetap perhatikan resiko yang akan diperoleh.

Yang penting, rawat kulit kita agar tetap sehat dan indah. Meski sinar matahari tak berhasil mengecup kulit anda, dengan keindahan kulit yang anda miliki, kita tidak akan terjebak dalam persepsi cantik berdasarkan warna kulit.

( Kalvarina )

 

Komentar
Anda suka? share!