Anda suka? share!

lovepink2

Digagas pada tahun 2012 oleh dua orang sahabat sesama survivor kanker payudara, Shanti Persada dan Madelina Mutia.

Lovepink adalah komunitas sekumpulan ‘warriors’ dan ‘survivors’, yakni para wanita dengan pengalaman kanker payudara dan mereka yang masih berjuang menjalani serangkaian perawatan. Tahun 2014, Lovepink berkembang menjadi Yayasan Daya Dara Indonesia yang kegiatan utamanya adalah memberikan pendampingan kepada para survivor kanker payudara serta memperluas kesadaran akan pentingnya deteksi dini melalui edukasi dan sosialisasi.

Lovepink telah melakukan berbagai kegiatan seperti kampanye kesadaran pentingnya pemeriksaan dini, bincang-bincang dan pameran tentang kesehatan di rumah sakit, klub komunitas, asosiasi, sekolah, perusahaan pribadi, dan organisasi pemerintah. Tahun ini, universitas dan sekolah menengah atas, SMA, menjadi fokus utama.

Lovepink diharapkan dapat menjadi satu wadah dimana para anggotanya dapat saling mendukung agar setiap perempuan dengan kanker payudara dapat melalui perjuangannya serta saling menjaga dan saling mengingatkan dengan harapan lebih banyak perempuan Indonesia terbebas dari kanker payudara.

Lovepink memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran para wanita terhadap kanker payudara. Dengan harapan melalui edukasi, pendampingan serta dukungan secara mental maupun moral, pasien dapat menjalani masa-masa sulit menuju tahap penyembuhan, penyediaan informasi dan promosi deteksi dini, SADARI (Periksa Payudara Sendiri), banyak nyawa yang dapat diselamatkan.

Kanker payudara (BCa – Breast Cancer) menyentuh kehidupan banyak orang dalam hidup kita semua. Sebuah diagnosa BCa tidak hanya mempengaruhi pasien. Saat seseorang yang dicintai terkena BCa, semua orang dalam lingkungannya ikut merasakan dampaknya.

Kanker payudara adalah penyebab kematian nomor satu pada wanita berusia 40-55 tahun. Tetapi tidak cukup banyak informasi yang dikupas oleh media untuk masyarakat luas. Dan sementara angka penderita BCa ini terus meningkat, jumlah para survivor semakin menurun. Seringkali BCa ditemukan sudah pada stadium lanjut karena rendahnya kepekaan dan pengetahuan masyarakat. Juga karena kurangnya keseriusan pemerintah memprioritaskan penyakit ini dalam program kesehatan nasional.

Lovepink percaya bahwa ada harapan. Dimana saat ini Lovepink dikelilingi oleh mereka yang telah melalui perjalanan yang luar biasa sulit untuk mengalahkan penyakit ini. Mereka memiliki pandangan hidup baru serta rasa syukur karena pengalamannya. Kami telah membuat banyak kemajuan tetapi perjalanan masih panjang. Merupakan satu keharusan bagi kami untuk terus mempromosikan deteksi dini (SADARI) dan menjadikan mammogram rutin bagian dari kehidupan semua perempuan.

Selain program SADARI dan kegiatan Jakarta Goes Pink yang dijalankan, Lovepink juga memiliki rencana gerakan lain serta beberapa wadah yang akan semakin mendekatkan serta merangkul para ‘warriors’ dan ‘survivors’ yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

  • Lovepink Mobile Applications

Lovepink Mobile Applications merupakan upaya Lovepink untuk mengingatkan seluruh wanita di Indonesia akan SADARI dan juga akan memudahkan para “warriors” untuk menemukan dukungan dari para “suvivors” nantinya. Lovepink Mobile Apps akan segera diluncurkan pada bulan Oktober 2015 dengan versi awal untuk para pengguna Android yang akan dikembangkan untuk para pengguna iOS pada awal tahun 2016. Dalam mobile apps ini, pengguna dapat melakukan SADARI dengan langkah-langkah yang akan dipandu dalam aplikasi, mendapatkan notifikasi untuk melakukan SADARI pada waktu siklus haid mereka serta aplikasi ini akan memberikan petunjuk bagi para pengguna tindakan lanjutan yang harus diambil apabila ditemukan benjolan yang mencurigakan. Pada pengembangan lanjutan, aplikasi ini akan memberikan deteksi para konselor Lovepink yang tersedia dan terdekat dari lokasi pengguna untuk mereka dapat berbagi dan berkomunikasi.

  • Lovepink Group Chat

Dalam perkembangan program dan layanannya bagi para warriors, Lovepink telah menyediakan jalur komunikasi dua arah secara grup pada aplikasi percakapan pada ponsel, yaitu Whatsapp dan Telegram. Anggota baru melalui referensi dari salah satu anggota akan diikutsertakan ke dalam grup percakapan dan mereka dapat saling berbagi dan memberikan semangat. Mereka tidak akan merasa sendirian dan mendapatkan dukungan serta semangat luar biasa dari sesama warriors dan survivors.

  • Lovepink Mobil USG Keliling

Sebagai upaya penyebaran SADARI dan deteksi dini, Lovepink menyediakan layanan Mobil USG Keliling. Sebuah mobil van berwarna pink bernama “Breastie Van” ini akan dilengkapi dengan sebuah peralatan ultrasound yang akan dioperasikan oleh seorang ahli radiologi independen. Dengan area cakupan awal Jakarta dan sekitarnya, Brestie Van akan menjangkau sebanyak mungkin masyarakat penduduk untuk melakukan deteksi .secara gratis untuk kalangan tertentu. Bagi komunitas/ kelompok/ institusi yang berminat menggunakan fasilitas layanan ini, silahkan mengajukan permohonan melalui hello@lovepinkindonesia.

Komentar
Anda suka? share!