Anda suka? share!

Daging kambing maupun daging sapi merupakan sumber protein hewani yang cukup baik. Protein dari daging ini kita butuhkan untuk pembentukan hormon, enzim, protein darah dan juga untuk mengganti dan memperbaiki sel yang rusak. Cuma memang kadang kala selain daging kita juga mengosumsi lemak hewan tersebut dan juga termasuk jeroannya seperti hati, otak, paru, usus, limpa dari hewan tersebut, demikian tutur Dr. Ari Fahrial Syam, PhD,FACP, dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam, FKUI-RSCM.

Jeroan ini mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat kita, tambahnya. Ini yang akan menjadi masalah. Daging yang berasal dari kambing dan sapi memang banyak mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah. Selain ini biasanya daging tersebut dibuat gulai dengan menggunakan santan dan kadar garam yang tinggi. Hal ini yang akan menjadi masalah buat sebagian orang.

Selain itu mengonsumsi daging secara berlebihan dan dalam waktu pendek tentu juga akan menyebabkan masalah kesehatan.   Dampak langsung bisa saja terjadi sembelit setelah makan daging yang berlebihan. Jika dikonsumsi daging berlebihan menjelang tidur maka akan merangsang terjadinya refluks isi lambung, sehingga dapat mengganggu tidur.

“Jero-jeroan dari kambing atau sapi selain meningkatkan kadar asam urat juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah kita. Oleh karena itu juga jangan dikonsumsi secara berlebihan,” katanya.

Oleh karena itu bagi pasien yang memang penderita hipertensi, kadar kolesterol darahnya tinggi (dislipidemia), kadar asam urat darahnya tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau sapi. Karena bisa saja konsumsi daging yang berlebihan dalam waktu singkat dapat memperburuk kondisi sakitnya.

Ada beberapa tips agar kita terhindar dari masalah kesehatan saat mengonsumsi daging kurban:

  1. Imbangi banyak makan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan.
  2. Sebaiknya daging di sate atau di sop dari pada dibuat gulai
  3. Makan daging kambing atau sapi jangan berlebihan dalam waktu singkat.
  4. Usahakan jangan makan daging selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur.
  5. Kurangi makan berlemak lain seperti konsumsi coklat dan keju selama sedang mengonsumsi banyak makan daging.
  6. Sebaiknya sehabis makan dengan daging kambing atau sapi tidak mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup.
  7. Minum yang cukup 8-10 gelas sehari untuk mencegah sembelit.
  8. Tetap melakukan olah raga ringan.
Komentar
Anda suka? share!