Anda suka? share!

Penyakit kardiovaskuler sebagai tiga besar pembunuh di dunia, menjadi momok besar kesehatan pada saat ini. Dan lebih parah lagi, penyakit ini sekarang bukan lagi menjadi monopoli orang orang berada. Hampir semua kalangan, kalau kita melihat lebih jauh, dapat berpenyakit kardiovaskuler. Bahkan,  hipertensi pun (orang sering menyebutnya sebagai tekanan darah tinggi) ternyata  adalah penyakit kardiovaskuler. Dan kadang kebanyakan orang mengabaikannya sebagai hal yang biasa.

Penanganan yang kurang tepat pada pasien pasien penyakit kardiovaskuler akan menimbulkan serentetan hal buruk yang kadang kadang tidak diduga atau hal dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Misalnya tekanan darah yang tidak terkontrol teratur menyebabkan stroke. Namun bila dihadapkan pada kenyataan tingkat kesejahteraan hidup masyarakat Indonesia saat ini,  mahalnya biaya pengobatan kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler, menyebabkan orang enggan untuk mencari dan memperoleh layanan kesehatan khususnya kesehatan kardiovaskuler.

RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, atau yang lebih dikenal sebagai  RS Jantung Harapan Kita yang menjadi rumah sakit terdepan dalam layanan kesehatan kardiovaskuler memberikan layanan kesehatan kardiovaskuler, untuk semua lapisan masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan kardiovaskuler, tanpa kecuali.

Stigma kesehatan yang tidak memperbolehkan masyarakat miskin sakit, tidak berarti bagi RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Karena rumah sakit ini melayani semua pasien yang mempunyai penyakit kardiovaskuler termasuk untuk rakyat miskin dan tidak mampu. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, mengedepankan motto : Patient First, artinya pelayanan kesehatan lebih penting segera dilakukan ke pasien, daripada berbelit belit masalah urusan administrasi. Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita memberikan layanan kesehatan kardiovaskuler melalui program jaminan Jamkesmas, Gakin, dan SKTM.

Selama masih dalam lingkup penyakit kardiovaskuler, siapapun akan dilayani oleh RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Tidak terkecuali pasien tidak mampu.

Prosedur pengurusan yang semakin mudah bagi rakyat miskin dan diterimanya jaminan kesehatan penyakit kardiovaskuler di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata pada bangsa Indonesia untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat Indonesia umumnya, dan khususnya rakyat miskin dengan penyakit kardiovaskuler.

Namun kemudahan dan pelayanan untuk rakyat miskin ini kadang disalahgunakan oleh “oknum” baik dari pihak pasien maupun oknum rumah sakit untuk mencari keuntungan sendiri. Banyak pasien yang sejatinya secara ekonomi mampu, namun dengan sengaja mengambil jatah rakyat miskin. Banyak pasien yang ketika pemeriksaan awal menggunakan jaminan sesuai kondisi ekonominya, tetapi setelah mengarah ke tindakan khusus dengan sengaja memalsukan status dan kondisinya untuk menikmati fasilitas yang diperuntukkan bagi rakyat miskin. Hal ini mungkin yang harus dipertimbangkan dan dikaji ulang cara menanganinya. Karena bila ini terus dibiarkan maka rakyat miskin bukan hanya kehilangan hak sehatnya, namun juga hanya akan menjadi pembenaran sebuah tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Meskipun terjadi penyimpangan yang signifikan atas fasilitas rakyat miskin dan menjadikan kita harus mengelus dada saat hak rakyat miskin dirampas oleh oknum tidak bertanggungjawab, patut kita berikan apresiasi kepada RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita yang sudah “membolehkan orang miskin” memperoleh layanan kesehatan kardiovaskuler di rumah sakit rujukan nasional ini. Sebab kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengangkat derajat kesehatan rakyat miskin ? (aripur)

Komentar
Anda suka? share!