Anda suka? share!

Ide kreatif tak begitu saja datang secara  tiba-tiba perlu ada pemikiran dan penelitian yang sangat mendalam, seperti Irvan Hermawan misalnya pria asal Bandung ini membuat karya yang sangat inovatif bernama Stapack. Munculnya ide membuat Stapack Ia dapatkan dengan susah payah mulai dari melihat lingkungan sekitar dan masukan dari salah seorang yang ingin membuka restoran cepat saji, setelah berpikir panjang selama berbulan-bulan dan membuat bermacam-macam desain akhirnya tercetus lah ide membuat Stapack yang terinspirasi dari sebuah rantang makanan. Berkat kegigihannya dan karyanya yang inovatif maka tak salah kalau  ke 9 juri BIA 2011 menobatkannya sebagai pemenang BIA 2011.

“Stapack itu berasal dari Bahasa Inggris kalau dispell ke bahasa Indonesia jadi setapak demi setapak,” terang Irvan. Lalu mengenai inspirasi karyanya Irvan mengatakan “itu ide saya ambil inspirasinya dari rantang karena filosofi rantang bisa satu handel atau membawa beberapa buah piringan rantang, saya aplikasikan itu ke material yang berbeda dan perlakuan yang berbeda pula dari rantang-rantang lainnya yang sifatnya pasif karena pakai besi, tapi ini dengan menggunakan material kertas daur ulang yang mudah terurai, dan mengubah kelemahan sifat pada kertas menjadikan sesuatu kelebihan tersendiri yang hanya bisa didapatkan oleh kertas”.

Irvan pemenang BIA 2011 yang juga finalis BIA tahun 2008 melalui karyanya bernama Shotore mengaku sangat senang meski datang dari Bandung ke Karawang dulu untuk menjemput kekasihnya Ina lalu datang ke Jakarta “Diluar ekspetasi saya, senang banget dan bersyukur sama Tuhan dan doa dari Ibu di rumah menyertai, terimakasih atas doa keluarga dan dukungannya dari BMJ dan PDS di Karawang, walaupun semuanya tidak bisa hadir ke Jakarta malam ini,” ungkap pria kelahiran tahun 1987 ini.

 

Komentar
Anda suka? share!