Anda suka? share!

Dengan latar belakang kontroversi dan kecaman, Gubernur Sutiyoso saat itu keukeuh menjalankan rencananya membuat alat transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Jakarta yang tambah parah tiap harinya. Alat transportasi dalam kota ini ditujukan untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi karena biang kemacetan di Jakarta memang disebabkan oleh banyaknya kendaraan tersebut. Yah… apapun maksud dan tujuan para penguasa saat itu lebih baik kita liat saja yuk… seperti apa kendaraan yang satu ini …

Sebenarnya bus way adalah istilah yang digunakan untuk jalur khusus yang akan digunakan untuk rute bus transjakarta. Namun karena yang heboh istilah itu duluan, maka orang selanjutnya jadi salah kaprah menyebut kendaraannya dengan bus way juga.

Jalur busway yang dinamakan koridor pertama kali mengambil rute Blok M – Kota melewati jalan protokol Sudirman-Thamrin-Hayam Muruk-Glodok sampai ke shelter terakhir di depan Stasiun Kota. Saat ini koridor busway sudah berkembang menjadi 15 koridor yang melalui beberapa wilayah strategis Jakarta.

Hal baru yang menarik perhatian masyarakat saat itu adalah disediakannya halte khusus bagi calon penumpang. Halte ini letaknya diantara dua jalur jalan raya karena bus transjakarta memang mengambil jalur kanan. Untuk menuju halte ini, kita harus melewati jembatan dari sisi jalan dimana jembatan ini juga berfungsi sebagai jembatan penyeberangan.

Tidak seperti bus pada umumnya penumpang mesti membeli tiket berupa kartu yang nantinya berfungsi untuk membuka pintu masuk ke ruang tunggu.

Pintu masuk berupa palang putar yang akan berfungsi ketika kartu dimasukkan ke tempat tiket.

Walaupun hanya dua arah, tetapi papan petunjuk jalan sangat bermanfaat bagi orang yang masih awam Jakarta.

Selain keamanan yang terjaga, busway bersih dari pedagang asongan, buat yang haus tersedia booth minuman yang dapat dibeli dengan memasukkan uang koin maupun kertas.

Karena seringnya laporan pelecehan terhadap perempuan pengelola membuat kebijakan untuk memisahkan jalur masuk busway untuk laki-laki dan perempuan. Entah itu efektif atau tidak.

Sisanya.. biar foto yang bercerita….

Komentar
Anda suka? share!